| Akan Terjadi Check and Balance di NTT |
|
|
|
| Tuesday, 08 September 2009 07:31 |
|
Ada 2 aspek kunci yang menjadi perkembangan terkini dari dinamika politik lokal konteks NTT yang menarik untuk dikaji dan cermati yakni:
Kompetisi saat PILKADA 2008 cukup tinggi dan terbawa hingga kampanye Pemilu legislative april 2009 dimana jargon kampanye Pileg waktu itu yang cukup popular adalah ‘membalas’ kekalahan saat PILKADA. Hasilnya terbukti dimana GOLKAR kembali memenangkan mayoritas kursi DPRD NTT dengan 12 kursi mengungguli PDIP 9 kursi dan Demokrat (7 kursi), GERINDRA (6 kursi), HANURA (5 kursi), PDS dan PKPB masing-masing tiga kursi serta 10 partai lainnya masing-masing mendapatkan 1 kursi. Sebagai pemenang Pemilu 2009, GOLKAR di NTT berhak mendudukan anggota legislative peraih suara terbanyaknya menjadi ketua DPRD NTT yakni : Drs, Ibrahim A. Medah. Sebagai mantan Calon Gubernur tidak sulit bagi Iban Medah, demikian panggilan akrabnya untuk meraih suara terbanyak yang mencapai lebih 65,000 suara atau setara dengan kuota 3 kursi DPRD untuk wilayah NTT II. Hal ini secara positif menciptakan keseimbangan politik baru antara legislatif dan eksekutif. Fungsi pengawasan, budgeting dan legislasi menurut sejumlah pengamat dan media akan berjalan lebih efektif dibanding sebelumnya. Drs Ibrahim A Medah adalah politisi senior yang berpengalaman, ia saat ini adalah ketua DPD Golkar NTT dan pernah menjabat bupati Kupang selama dua periode (1998-2008) dan pernah menjadi ketua DPRD kabupaten Kupang. Positioning DPRD yang kuat dibawah kepemimpinan Drs. Ibrahim Agustus medah akan mewarnai dinamika politik pembangunan daerah NTT 5 tahun kedepan.
Hasil konfirmasi kami kepada anggota KPU NTT, Drs, Gasim Noor dari 20 kabupaten/kota di NTT ada 8 kabupaten yang akan melakukan Pilkada sepanjang tahun 2010 yakni: Sumba Timur, Sumba Barat, Ngada, Flores Timur, Manggarai Barat, Manggarai, TTU dan Kabupaten baru hasil pemekaran Sabu Raijua. Jumlah ini setara dengan 40% jumlah kabupaten kota di NTT. Hal ini secara khusus menggambarkan bahwa tahun 2010 adalah tahun PILKADA bagi NTT, rakyat akan cukup disibukan oleh berbagai kesibukan dan kampanye pilkada, termasuk resiko berulangnya konflik dan kekerasan yang sering mewarnai pilkada NTT diwaktu sebelumnya. Responden Reform Institute: Winston Neil Rondo
|
| Last Updated on Wednesday, 07 October 2009 10:39 |


