Wednesday, 10. March 2010
Akan Terjadi Check and Balance di NTT PDF Print E-mail
Tuesday, 08 September 2009 07:31

check

Ada 2 aspek kunci yang menjadi perkembangan terkini dari dinamika politik lokal konteks NTT yang menarik untuk dikaji dan cermati yakni:

  1. Terciptanya keseimbangan politik baru di DPRD NTT, pada Rabu 2 september 2009 dilaksanakan pelantikan 55 anggota DPRD NTT periode 2009-2014. DPRD yang akan jadi mitra srategis Pemerintah daerah hasil PILKADA mei 2008 yang lalu, dimana Paket FREN atau Frans Leburaya dan Esthon Foenay yang didukung penuh PDIP terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2008-2013 mengalahkan paket TULUS (Ibrahim A. Medah dan Paulus Moa) yang didukung Golkar dengan persentasi suara lumayan tipis FREN (38,3 %) dan TULUS (33,5%).

Kompetisi saat PILKADA 2008 cukup tinggi dan terbawa hingga kampanye Pemilu legislative april 2009 dimana jargon kampanye Pileg waktu itu yang cukup popular adalah ‘membalas’ kekalahan saat PILKADA. Hasilnya terbukti dimana GOLKAR kembali memenangkan mayoritas kursi DPRD NTT dengan 12 kursi mengungguli PDIP 9 kursi dan Demokrat (7 kursi), GERINDRA (6 kursi), HANURA (5 kursi), PDS dan PKPB masing-masing tiga kursi serta 10 partai lainnya masing-masing mendapatkan 1 kursi.

Sebagai pemenang Pemilu 2009, GOLKAR di NTT berhak mendudukan anggota legislative peraih suara terbanyaknya menjadi ketua DPRD NTT yakni : Drs, Ibrahim A. Medah. Sebagai mantan Calon Gubernur tidak sulit bagi Iban Medah, demikian panggilan akrabnya untuk meraih suara terbanyak yang mencapai lebih 65,000 suara atau setara dengan kuota 3 kursi DPRD untuk wilayah NTT II. Hal ini secara positif menciptakan keseimbangan politik baru antara legislatif dan eksekutif.

Fungsi pengawasan, budgeting dan legislasi menurut sejumlah pengamat dan media akan berjalan lebih efektif dibanding sebelumnya. Drs Ibrahim A Medah adalah politisi senior yang berpengalaman, ia saat ini adalah ketua DPD Golkar NTT dan pernah menjabat bupati Kupang selama dua periode (1998-2008) dan pernah menjadi ketua DPRD kabupaten Kupang. Positioning DPRD yang kuat dibawah kepemimpinan Drs. Ibrahim Agustus medah akan mewarnai dinamika politik pembangunan daerah NTT 5 tahun kedepan.

  1. Tahun 2010 TAHUN PILKADA NTT, usai Pileg dan Pilpres july 2009 berita media massa utama di NTT seperti Pos Kupang, Timor Expres dan Flores Pos kembali diramaikan oleh berita seputar PILKADA. Mulai dari persiapan KPU, pendaftaran pemilih hingga kampanye antar kandidat mulai ramai diberitakan.

Hasil konfirmasi kami kepada anggota KPU NTT, Drs, Gasim Noor dari 20 kabupaten/kota di NTT ada 8 kabupaten yang akan melakukan Pilkada sepanjang tahun 2010 yakni: Sumba Timur, Sumba Barat, Ngada, Flores Timur, Manggarai Barat, Manggarai, TTU dan Kabupaten baru hasil pemekaran Sabu Raijua. Jumlah ini setara dengan 40% jumlah kabupaten kota di NTT. Hal ini secara khusus menggambarkan bahwa tahun 2010 adalah tahun PILKADA bagi NTT, rakyat akan cukup disibukan oleh berbagai kesibukan dan kampanye pilkada, termasuk resiko berulangnya konflik dan kekerasan yang sering mewarnai pilkada NTT diwaktu sebelumnya.

Responden Reform Institute:

Winston Neil Rondo

 

 

 

 

Last Updated on Wednesday, 07 October 2009 10:39
 
"Dalam menghadapi masalah, bahaya dan kekecewaan, jangan sampai menghilangkan pengharapan. Yang terburuk dapat selalu teratasi.". Ernest Shackleton