Wednesday, 10. March 2010

Analisa Berita

KEAGUNGAN KEPEMIMPINAN

Oleh Yudi Latif (Direktur Eksekutif Reform Instute)   “Keagungan terakhir dari kepresidenan,” ujar Rossister Clinton, “terletak pada kebenaran.” Dalam pandangannya, “Kepresidenan bukan hanya kedudukan dengan kekuasaan yang luar biasa, melainkan juga tempat persemaian nilai-nilai kenegaraan yang tak bisa dihancurkan.” ...

KORUPSI DEMOKRASI

Oleh   Yudi Latif   (Direktur Eksekutif Reform Institute)   Pada mulanya adalah biaya demokrasi yang mahal. Politisi dan partai politik dalam struktur negara ”demokrasi patrimonial” menjadikan kekuasaan sebagai ajang pungutan dan pengurasan. Apalagi jika mentalitas pemimpinnya dihinggapi ”Cinderella Complex” yang ...

News image

TAHUN BARU TANPA GUS DUR

Oleh Yudi Latif (Direktur Eksekutif Reform Institute)   Pergantian tahun hanyalah pergeseran angka numerik yang tidak otomatis membawa perubahan substantive. Tetapi kedatangan tahun baru kali ini dibayar mahal oleh kehilangan tokoh besar Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Intelektual-negarawan yang kebesarannya ...

News image

DENGAN MATI, GUS DUR ABADI

Oleh Yudi Latif Direktur Eksekutif Reform Institute   Tunjukkan padaku seorang pahlawan, niscaya akan kutulis suatu tragedi,” ujar pujangga F Scott Fitzgerald. Di tengah gemuruh takbir dan derai isak tangis yang mengiringi kepergian KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), sebuah ...

News image

WAKTU

YUDI LATIF Dewan Pendiri Nurcholish Madjid Society dan Direktur Eksekutif Reform Institute Sebuah sekte rahasia menciptakan tanda peringatan tentang pentingnya waktu di ruang bawah tanah Gereja Santa Maria della Concezione, di puncak Stupa Spanyol di Roma. Pada ...

News image

KEHILANGAN INDONESIA, TIMBUL BENCANA

Oleh Yudi Latif Direktur Eksekutif  Reform Institute Indonesia adalah negeri para pejuang, bukannya negeri para begundal. Itulah sebabnya setiap tahun kita memperingati Hari Pahlawan. Dalam ungkapan Bung Hatta, ”Bagi kami, Indonesia menyatakan suatu tujuan politik karena dia melambangkan ...

TUGAS TERBERAT PRESIDEN

YUDI LATIF (Direktur Eksekutif Reform Institute) Tugas terberat seorang presiden,” ujar Lyndon B Johnson, ”bukanlah mengerjakan apa yang benar, melainkan mengetahui apa yang benar.” Untuk mengetahui apa yang benar, seorang presiden harus menemukan panduan dari norma-norma fundamental. ...

News image

Noordin, JI dan Alqaedah

Ketika mulai menangkap pelaku bom Merriot dan Ritz Carlton beberapa waktu yang lalu, Kepolisian mensinyalir sebagian agenda terorisme sekarang adalah lokal. Sinyalemen ini sungguh mengejutkan dan rasanya membutuhkan klarifikasi lebih mendalam. ...

Reform Review

News image

Generasi Baru Penegakan HAM

Wisnu Dewabrata Ibarat tari Randai, tarian tradisional asal Minangkabau, Sumatera Barat, upaya penegakan hak asasi manusia serta penuntasan kasus pelanggaran HAM berat masa lalu diyakini tidak bergeser ke mana-mana walau seolah ada banyak hal telah dilakukan. Menurut Ke...

News image

Mewujudkan Misi Profetik Agama Publik

Mewujudkan Misi Profetik Agama Publik   Melampaui Pemikiran Islam Liberal   Oleh Yudi Latif   Setelah Orde Baru pudar, di bawah terpaan globalisasi dan kondisi-kondisi post-modern, gerakan-gerakan Islam di Indonesia menampilkan artikulasi yang berwarna-warni, heteroglosia. Menurut Yudi Latif, Islam literal ...

News image

Jalaluddin Rakhmat tentang Agama Madani

22 November 2006. Pada hari ulang tahun Yayasan Paramadina ke-20, Jalaluddin Rakhmat mempresentasikan makalah yang tidak selesai, berjudul “Membangun Islam sebagai Agama Madani.” Ia mengakui mendapatkan inspirasi dari Jean-Jacques Rousseau, filosof Prancis dari abad ke-18, ...


Riset

Konferensi Pers Hasil Survei Nasional
22 October 2009
Aspirasi Masyarakat Paska Pilpres 2009 Periode September-Oktober 2009

Politik Lokal

ABU RIZAL BAKRIE PIMPIN PARTAI GOLKAR
08 October 2009
Pekabaru – teka teki siapa yang akan menjadi Ketua Umum Partai Golkar, periode 2009-2014, terjawab sudah. Abu Rizal Bakrie atau yang akrab disapa Ical, dapat memenangkan pemilihan Ketua Umum Partai...

Data Politik Indonesia

Islam Review

"Dalam menghadapi masalah, bahaya dan kekecewaan, jangan sampai menghilangkan pengharapan. Yang terburuk dapat selalu teratasi.". Ernest Shackleton